8 Tips Belajar Pemrograman Secara Otodidak

Belajar Pemrograman Secara Otodidak

cybersinc.com
 - Pemrograman adalah suatu teknik yang menggunakan satu atau lebih algoritma interkoneksi dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu untuk menjadikannya program komputer. Jika kamu mempelajari pemrograman dengan serius, bisa dikatakan sangat mudah. Banyak yang bertanya apakah bisa belajar pemrograman secara otodidak? Jawabannya iya. Beberapa developer dapat memilih untuk belajar pemrograman secara otodidak.


Di dunia sekarang ini, belajar pemrograman secara otodidak lebih mudah dari sebelumnya. Karena banyak sekali sumber media pembelajaran pemrograman yang dapat diakses. Informasi yang didapat juga bisa lebih cepat dan mudah diterima.

Jika Anda ingin belajar pemrograman secara otodidak, berikut beberapa tips dari saya:


1. Tentukan bahasa pemrograman yang ingin Anda pelajari

Terlalu banyak bahasa pemrograman yang dikembangkan akhir-akhir ini. Namun, tidak semua bahasa pemrograman harus dipelajari dalam waktu yang bersamaan. Agar bisa mempelajarinya dengan mudah, Anda harus menentukan bahasa pemrograman mana yang ingin Anda pelajari terlebih dahulu. Anda dapat melihat bahasa pemrograman yang paling cocok untuk pembelajaran pertama di artikel "Bahasa pemrograman yang paling cocok untuk pertama kalinya".


Gunakan kemampuan yang kita miliki untuk mengatur bahasa pemrograman yang akan Anda pelajari. Dengan cara ini, Anda akan lebih mudah mempelajari pemrograman dan memahami apa yang telah Anda pelajari. Jika Anda baru mulai belajar pemrograman, Anda dapat menggunakan html untuk mengoperasikannya, jika Anda sudah terbiasa dengan bidang ini, lanjutkan ke langkah berikutnya. Oleh karena itu, mohon operasikan dalam bahasa pemrograman yang paling mudah dipelajari. Belajar program tidak hanya dicapai dengan menguasai bahasa pemrograman. Jika Anda sudah menguasai bahasa pemrograman, Anda dapat meningkatkan keterampilan Anda dengan mempelajari bahasa pemrograman yang lebih sulit. Ini akan meningkatkan kemampuan Anda untuk mempelajari pemrograman.


2. Gunakan modul atau sumber yang menyediakan tutorial lengkap

Untuk mempelajari pemrograman, kita harus memilih sumber daya yang tepat. Modul yang digunakan juga harus diatur dengan lengkap dan rapi untuk memudahkan proses pembelajaran pemrograman. Sumber belajar individu terkadang dapat membingungkan pengguna.


Kami harus mencari sumber yang menyediakan tutorial lengkap. Hal ini dapat memudahkan kita dalam mempraktekkan ilmu yang sedang kita pelajari. Cobalah mencari modul atau tutorial untuk memberikan materi pembelajaran yang lengkap. Salah satu website yang menyediakan tutorial lengkap dan kursus panduan secara terstruktur yaitu (https://www.codepolitan.com/learn)


3. Buat jadwal belajar pemrograman secara teratur

Dengan mengatur jadwal belajar tentu akan membuat Anda rutin melakukannya, dan seiring berjalannya waktu akan menjadi kebiasaan. Diperlukan setidaknya 1-2 jam untuk mempelajari pemrograman. Jangan lakukan apa-apa, fokus saja pada belajar pemrograman. Dengan cara ini, Anda dapat mengetahui materi yang Anda teliti dengan lebih cepat dan lebih mudah.


Agar jadwal Anda tetap teratur, Anda dapat menggunakan Google Kalender untuk mengingat waktu belajar membuat program. Oleh karena itu, Anda dapat mengingat waktu belajar Anda karena Google Kalender telah mengingatkan Anda. Atau cara termudah adalah dengan membuat rencana pembelajaran di Devschool.id untuk pembelajaran yang intensif dan terarah.


4. Berlatih dengan giat

Tahapan ini harus dilakukan melalui latihan, bukan hanya menghafalnya. Anda mungkin perlu mengulanginya beberapa kali untuk mengingat keahlian Anda. Tidak masuk akal untuk hanya membaca modul yang dicari sebelumnya. Jika masih bingung bagaimana cara menggunakannya, kamu bisa mengikuti kegiatan belajar online melalui CodePolitan (website yang sedang kamu baca). Ada berbagai artikel untuk membantu Anda dalam proses belajar pemrograman.


Saat belajar programming, kita hanya perlu menulis dan membaca, kenapa? Karena dengan menulis, Anda dapat membuat kode sendiri, dan dengan membaca Anda dapat memahami kode yang ditulis oleh orang lain. Tak perlu dikatakan, karena yang dibutuhkan seorang programmer adalah kemampuan pemrogramannya, bukan keahlian membual.


5. Jangan copy & paste

Dalam pembelajaran program, salah satu hal yang tidak boleh dilakukan adalah melakukan copy paste dalam pembelajaran. Jangan selalu berpegang pada modul atau tutorial yang ada. Kembangkan saja ide Anda sendiri saat belajar. Oleh karena itu, otak akan lebih mudah menyerap dan kreativitas akan meningkat.


Dampak copy paste pada pembelajaran, skill Anda hanya akan diperbaiki seperti tutorial, dan Anda tidak akan bisa berkreasi saat membuat program. Pengetahuan Anda akan terbatas karena Anda hanya mengikuti tutorial yang ada.


6. Cobalah untuk memperbaikinya sendiri

Apa yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah mencoba memperbaiki kesalahan atau men-debug kesalahan yang ada. Dengan cara ini, Anda dapat memperbaiki semua kesalahan, atau jika Anda ingin membuat kesalahan lagi dalam program, Anda dapat men-debugnya. Cukup cari metode atau buat program bolak-balik, dan Anda dapat menemukan kesalahan apa pun dalam program tersebut.


Namun, jika Anda benar-benar bingung, ada langkah yang bisa Anda lakukan, yaitu bertanya kepada orang lain. Menemukan solusi untuk masalah yang Anda temui saat pemrograman mungkin memakan waktu lebih lama di otak Anda. Coba saja selesaikan masalah yang ada.


7. Belajar Secara bertahap

Pada langkah selanjutnya, apa yang Anda maksud dengan menanamkan prinsip “menjadi bukit sedikit demi sedikit”? Lakukan saja beberapa hal kecil dan stabil, misalnya belajar pemrograman 1 jam sehari lebih baik daripada belajar seminggu sekali, dan Anda harus belajar sepanjang hari. Karena jika dilakukan seharian, lamanya waktu belajar pertama dengan pelajaran kedua akan relatif berbeda. Jika dijalankan selama 1 jam sehari, asalkan konsisten maka media pembelajaran yang ditangkap akan lebih mudah dan kecepatan pengembangan akan lebih cepat.


Itu cukup untuk memulai dari yang kecil dan terus menerus. Oleh karena itu, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengingat materi yang telah Anda pelajari. Lakukan secara konsisten sehingga Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang apa yang telah Anda pelajari.


8. Istirahat

Hal terakhir yang perlu Anda lakukan adalah istirahat. Setelah mempelajari berbagai bahasa pemrograman yang harus dipahami, tubuh dan otak juga perlu istirahat. Jangan lupakan hal ini, karena yang terpenting dalam belajar membuat program adalah istirahat.


Setidaknya Anda perlu istirahat 8 jam sehari, karena otak Anda perlu fresh untuk bisa melakukan aktivitas belajar, termasuk aktivitas belajar apapun termasuk belajar program. Karena jika otak Anda kurang segar saat belajar membuat program, Anda tidak akan fokus pada materi yang Anda temukan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url